Ceritaku

namaku bayu saat ini sdang kuliah d ptn kota batik, langsung aja. Aku mempunyai pcar namanya tika udah hampir setaun kami pcaran q jg sering main ke rumahnya waktu ga ada kuliiah dia jg ga ada kuliah. Semula dari rumahnya yg selalu sepi d pagi ampe siang hari karena ortunya bekerja sbgai pns, waktu pukul 9 pagi hari selasa ga ada kuliah q main kerumahnya dia sudah menunggu drumah,
“yank masuk” sapanya ketika q sampai d depan pintu drumah ia biasa mengenakan kaos tipis dan memakai celana hotpan yg ketat. Cewku orangnya manis alis tebal kulit putih tinggi sekitar 155an bb 45kg memang te terlihbt kecil tp malah keliatan imut sepirti ank sekolah hehe. Padahal jg sudah kuliah smt 3 sdangkan aku smt 7,
seperti biasa aku duduk d sofa dia lalu duduk d sebelahku, kalau aku lg berduaan sama dia napsuku pasti langsung tinggi karena wajah manjanya dan pakaian seksinya, saat itu dngan cpat dia lalu menciumku dngan penuh napsu, “hmphmm” mulutku langsung dsumpal dngan mulutnya “yank lidah kamu mana” kata cew ku tanpa menjawa q langsung menarik lidahnya d mulutku lidah kami saling beradu, kira2 3 menitan kami ciuman, dia melepaskan ciumanya
“enak yank?” tanya cew ku “enak bnget yank, tumben km agresip bngt yank”,
“iya yank abisnya dr tadi aku nungguin km datang udah kepengen cium kamu, pasti dd kamu dah tegang ya” “ah enggak biasa aja” jawabku “biasa apanya ini t0njolan aja”
dia memegang tonjolan d celana jeansku yg memang penisku sudah menegang dr td ?
“hehe ketahuan ya”, “ya ialah keliatan menyembul gt apanya yg biasa aja”
tanpa meminta persetujuanku dia langsung membuka kancing clanaku “buka ya yank, kasian ini dd nya kesempitan d sini” “iya” jwbku, dbukanya kancing claku dtarik resleting nya q berdiri sbntar menurunkan clanaku dan clanb dalamnya, dan keluarlah pnisku dalam keadaan tegak mengcung
“yank dd nya lucu ya”
sambil ia pegang dan kocok2 plan2
“ah enak yank tnganmu lembut” sambil matanya terus memperhatikan penisku dan tangan kananya menggenggam mengocok2 pnisku dngan lembut, maklum dia keliatan sangat antusias karena ini bru ke 3x nya ia memegang pnisku
,”ah enak yank kcokanmu makin pintar aja kamu”
“hehe cayank bsa aja, ih dd nya lucu yank ampe ada uratnya” katanya sambil terus mengocok pnisku, “uhhh ahhh yank ahh” hanya itu yg keluar dr mulutku,
“yank jgan keras suaranya nti tetangga dengar” tiba2 dia menciumku sambil terus mengocok pnisku. Bibir kami saling beradu kira2 5menit q
” yank d emut dunk”, “ini kan buat pipis sayank kotor klo d emut” jawabnya smbil senyum2 terus mengocoknya.
“bentar aja sayang udah bersih ddku, ayo donk yank” pintaku,
“iya tapi bentar aja ya” jwbnya lalu ia menundukan kpalanya d dkatkan d bibirnya d pnisku mulanya agak ragu “ih yank ada cairan d ujungnya”,
“gpp sayang ayo donk” dia mulai mengecup ujung penisku yg sudah mengeluarkbn sdikit cairan pelumbs, d kcupnya ujung pnisku, lalu ujung pnisnya d masukan ke mulutnya, rasanya sungguh niknak skali saat ujung pnisku mulai masuk mulut mungilnya
“ahhh yank terus yank” skarang ujung pnisku d dalam mulunya dia mengulum kulum, bnar2 ga karuan rasanyb.
“slurrphh hmmm, sluppph,” bunyi mulutnya, setelah asik mengulum ujung pnisku ia brkata” yank aku jg pngen dunk d emuti mau ga yank km ngemuti memeku”, katanya ?
” “mau dunk yank sini coba mana memekmu?. Eh td rasanya gmana?”, “rasa apanya yank? Penisnya ga brasa yank tp enak pngen ngemut2 terus hehe” jwbnya dngan snyum,
“masa ga ada rasanya? Sini cpet gantian” lalu ia berdiri clananya d plorotkan clana ketat kolornya cdnya lansung ikut trun, terlihatnya memeknya dngan bulu2 d sktarnya cweku ini ga pernah mem0t0ng bulunya kanyaknya, tp bulunya ga terlalu bnyak”malu yank? Katanya sambil kedua tanganya menutupi kemaluanya,
“cyg apaan pk d tutupin segala, udah d lepas jga”,
“iya tp kan malu yank” lalu ia dudu d sbelahku tinggal memakai kaos, tanganku menyingkrkant tanganya yg menutupi kmaluanya lalu jariku dngan pelan menuju liang nikmanya, kesentuh pelan
“ahhh uhhh ssshhh” kuliat ia mendesah matanya terpejam saat jarimu mulai menyentuh gumpalan daging d selangkangannya, “sudah basah kuyup, kataku dlm hati” kumainku jariku dngan jar tngahku ku usap2 d tonjolan dagin d mmknya, ia terus memejamkan matanya dan mendesah, lalu perlahan jariku menyusup belahan daging mmknya, terasa sudah bsah sekali, lalu dngan tangan knanku beroprasi d mmknya tangan kriku mengusap lembut wajahnya lalu kutarik wjahnya dan kulumat bibirnya, dia membalah lumatanku, sambil tangan kananku msh mengusap2 mmknya, kuliat dia masih terpejam tp bibirnya aktif menyedot2 bibir dan mulutku,
“hmmpph hmnppphh” hanya itu suara kami, tanyanya tiba begerak smbil berkata”yank ddmu mana sini yank” penisku yg dr td sudah sngat tegak angirnya dpegan tangan lembutnya sehingga sama2 mengusap kemaluan psanganya, kocokanya d penisku smakin cepat pantatnya menggeliat dr yg td cuma diam,
“hmmpp ah yank” ujung jari tngahku yg mulai masuk dlm memeknya mulai aku kcok keluar masuk smbil ku tekan2 tonjolan yank ad d dlmnya, kupercepat gerakanya, karna dia jg mempercepat kcokan d pnisku
“ah sayank akh akh uhh”dsahanya, pinggulnya bergerak2 kcokan d pnisku d lpaskanya tanggan bralih ke tanganku yg mengocok memeknya, kcokanku smakin cpat clep2 clep2 begitu bunyinya “yank akh akh akh enak yank, udah yank cukup q mau pipis” serunya, q menjadi tambh bersemangat mulutku berusaha mencari toketnya g cium2 dr luar bjunya, lalu malah ia dngan tangannya mengankat bjunya ke atas “ini yank isepin yank akh akh akh” ternyata ia tdk memakai bh, langsung saja aku melumat buat dadanya yg putih mulus itu, jadinya mulutku mengisap2 toket sblah kri smbil tangan knanku mengocok mmknya, bdanya td menggeliat, tanganya mencoba menghentikan kcokan tnganku, tp tak kupedulikan,
“akhakh ahhhh yank udah yank, nti ak pipis yank akhkhh,” tangannya yg tadi mencoba menghntikan kcokan tanganku tiba2 bralih ke kpalaku yg sdang melumat toketnya d tkan2 kpalaku d tokotnya, pantatnya bergerak2 smakin tak beraturan, ktahan dngan kakiku menjepit kakinya, pantatnya bergetar naik2 membuat jariku yg smula cuma ujung yg msuk menjadi lbh dlm krna gerakan pntatnya, tiba2 kedua tanganya mencengkram kepalaku d tekanya kuat2 d dlan toketnya,
“slurpph hmmmhh” hnya itu suara dr mlutku,
“sayankkk akhhhh ak udah ga tahan mau pipis” dtkan kuat2 kpalaku, pantatnya terangkat dngan bergetar berkali kali”akhhhhh ohhhh. . .ssshhh”erangnya kurasakan memeknya mengeluarkan cairan, ternyata aliranya terasa dras, q coba q bendung dngan tanganku takutnya bermuncratan d kursi, tapi jari tanganku ga bsa menahanya ada cairan yg memancar kecil, dngan skejap tanpa pkir panjang, ak langsung bgerak dri kursi kududukan cewku d kursi, dan q jongkok d bwah kursi dngan cpet kmudian dngan cepat tanganku kulepas dari mmknya dan memancarkan cairanya, lansung aku tangkap dngan mulutku sampi mulutku menyumpal d mmknya.
“akhhh yank jgan yank kotor yank jangan,” kata cewku melihat ak sudah d bwahnya mengulup pnisya yg lg pipis, ak sudah tdk menghiraukan jijik atau apa q membuka lebar2 mulutku d mmknya
“sayang jgn” smbil mendsah, lidahku kujulurkan ke dalam memknya, terasa pancaran cairan sudah berhnti, q terus saja menjilat mmkya yg bsah kuyup, bbrapa saat pntatnya bergetar lg, kedua tannganya ke belakang menahan tbuhnya ke atas pantatnya bergetar2 ke atas “yank aduhh ga bsa menahanya yank akhhhh” rupanya dia td menahan agar tdk pipis d mukaku dan akhrnya, kurasakan air mengalir dras dari dlm mmknya ke mulutku, pantatnya terus bergetar, sampai akhrnya dia bsa mengusai dri lalu mengangkat kpalaku yg mash menempel d slangkanganya
“sayang udah” q mengangkat kpalaku kulihat wajahnya terlihat capek q hanya tersnyum padanya
“yank maap q td ga bsa nahan pipis yank dmuka sayank.”
,”gpp yank ak suka kok yank” jwbku tersenyum, q lalu duduk d smpingnya dia memeluku
“maksh ya yank enak bngt tadi”,
“iya sayang” ia lalu mengecupku dan mengambil tisu dlap mulutku dan mkaku, ia tersenyum manis menatapku. Pandanganya beralih ke bwah ia menapat pnisku yg msh bdri tegak
“cyg dd nya msih bdiri, gantian aku yg puasin cyg” katanya dngan manja,
“iya ne yank hehe”,
“ eh yank ke kmarku aja yuk, t4nya sempit dsini. . . . .”